Entri Populer

Selasa, 25 Agustus 2015

Materi IPA Kelas 8 Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia

Tahap-tahap perkembangan manusia: Balita – Kanak-kanak – Remaja – Dewasa – Manula
1.   Masa Balita dan Anak-anak
Pada usia 1 atau 2 tahun, bayi akan mulai belajar berjalan dan mengendalikan fungsi anggota tubuh lainnya seperti tangan, kepala, mulut.Organ- organ tersebut akan semakin matang pada saat usia anak-anak. Pada saat usia masuk sekolah (sekitar usia 5 tahun), perkembangan organ anak biasanya sudah cukup matang, kecuali organ reproduksi
2.   Masa remaja atau Puberitas 
Perempuan
Laki-laki
Berlangsung antara usia 11-19
Berlangsung antara usia 13-21
Ciri kelamin primer : Mulai menghasilkan sel telur, ditandai dengan mulainya haid
Ciri kelamin Primer : Mulai menghasilkan sel sperma, ditandai dengan “mimpi basah”
Ciri Kelamin sekunder : Payudara mulai membesar, pinggul melebar, kulit semakin halus, suara semakin nyaring, tumbuh rambut disekitar alat kelamin luar dan ketiak
Ciri kelamin sekunder : Tumbuhnya kumis, janggut,  jakun, dan jambang. Mulai tumbuh rambut di dada, ketiak,, dan sekitar alat kelamin luar, otot semakin kekar, bahu dan dada menjadi lebar, suara menjadi lebih berat dan rendah

        3.   Masa Dewasa
          Ciri-ciri:
a.    Pertumbuhan tinggi badan telah sempurna
b.   Sistem organ telah mencapai kematangan
c.    Pada usia 20-30 tahun kekuatan otot telah mencapai puncaknya

        4.   Masa Tua / Manula
          Ciri-ciri :
a.    Pertumbuhan telah terhenti
b.   Secara lambat laun akan mengalami penurunan fungsi organ
c.    Jaringan elastis dikulit menghilang
d.   Munculnya lipatan atau kerutan pada kulit
e.    Rambut menjadi putih dan rontok

f.     Pada wanita akan mengalami monopouse (berhentinya siklus haidh)

Sabtu, 15 Agustus 2015

Materi IPA Kelas 8 Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan

       Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dibagi menjadi 2 fase, yaitu:
1.   Fase Embrionik;  fase ini dimulai  dari zigot sampai terbentuknya embrio sebelum lahir atau menetas. Tahapannya : Zigot ---Morula -- Blastula -- Gastrula -- Embrio
2.   Fase Pascaembrionik; fase ini dimulai ketika hewan lahir atau menetas
Metagenesis dan Metamorfosis
Metamorfosis
  Metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk pada tubuh hewan tertentu selama proses pertumbuhan dan perkembangannya. Metamorfosis merupakan peristiwa perubahan bentuk  tubuh secara bertahap yang dimulai dari larva sampai dewasa.
  Metamorfosis Sempurna pada serangga : telur --> larva --> pupa (kepompong) --> dewasa (imago)
  Metamorfosis Tidak Sempurna pada Belalang : telur --> nimpa --> dewasa (imago)
  Metamorfosis pada katak (amfibi)telur --> kecebong --> kecebong berkaki --> katak berekor -->  
                                                              katak dewasa
Metagenesis
Metagenesis adalah Peristiwa pergiliran dari generai sporofit (vegetative / tidak kawin)  ke generasi gametofit (generative/ kawin) dan sebaliknya.
Metagenesis pada tumbuhan pada tumbuhan tak berbiji (paku dan lumut):


Metagenesis pada ubur-ubur (Aurelia)


https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRhoqwEEzVGHyP_86egUZuLpv4_rrFCfQOtiSehUf6FkN7ChWto

Kamis, 13 Agustus 2015

Materi IPA Kelas 8 Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Tumbuhan

Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup


Pertumbuhan adalah peristiwa perubahan ukuran (volume) pada makhluk hidup yang terjadi selama masa hidupnya sebagai akibat dari perbanyakan sel dan pembesaran ukuran (volume) sel yang tidak dapat balik (irreversible)Pertumbuhan pada tumbuhan dapat diukur dengan alat ukur berat, panjang, dan jumlah yang disebut auksanometer (busur pertumbuhan).
Perkembangan, yaitu suatu proses perkembangan makhluk hidup menuju tingkat kedewasaan yang ditandai dengan adanya perubahan struktur dan fungsi masing-masing organ tubuh.      Pertumbuhan dan perkembangan ini terjadi secara bersamaan sehingga jika suatu organisme mengalami pertumbuhan, maka organ-organ tubuhnya juga mengalami perkembangan. Contoh :
            Proses pendewasaan dari balita  - manula
            proses menetasnya telur  - dewasa
            keluarnya akar dari biji saat berkecambah.

PERBEDAAN ANTARA PERTUMBUHAN DENGAN PERKEMBANGAN

  • Pertumbuhan

 -  dapat diukur secara kuantitatif karena mudah  
    diamati.
 -  ada perubahan jumlah dan ukuran.
 -  dapat dinyatakan dengan angka, grafik, dsb.

  Perkembangan

 -  tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif,  
    melainkan  secara kualitatif karena terjadi  
    perubahan menuju tingkat kedewasaan  
    /pematangan organisme.


Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan
Perkecambahan merupakan proses awal pertumbuhan dan perkembangan embrio pada tumbuhan.   Plumula ujung embrio bagian atas akan tumbuh dan berkembang menjadi batang, sedangkan radikula ujung embrio bagian bawah
Perkecambahan dibedakan menjadi dua macam yaitu:
  Hipogeal à epikotil muncul di atas permukaan tanah sedangkan hipokotil dan kotiledonnya   
      tetap berada di dalam tanah. Contohnya kecambah kacang merah dan kacang kapri.
  Epigealà epikotil, hipokotil dan kotiledonnya muncul di atas permukaan tanah. Contohnya  
      kecambah kacang hijau

      1.    Pertumbuhan Primer
      Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang terjadi akibat aktifitas jaringan meristem pimer atau meristem apikal. Jaringan ini terdapat di ujung batang dan ujung akar  Akibat pertumbuhan ini, akar dan batang tumbuhan bertambah panjang.
 
Daerah pertumbuhan dibedakan menjadi 3, yaitu:
a.  Daerah pembelahan (daerah meristematik);
terletak di bagian paling ujung
b.  Daerah pemanjangan ;
terletak di belakang daerah pembelahan.
Merupakan daerah hasil pembelahan sel-sel meristem.
Sel-sel hasil pembelahan tersebut akan
bertambah besar ukurannya sehingga menjadi
bagian dari daerah perpanjangan
c.  Daerah diferensiasi
    Merupakan daerah yang terletak di bawah daerah pemanjangan.
    Selsel di daerah ini umumnya mempunyai dinding
    yang menebal dan beberapa di antaranya mengalami  
    diferensiasi menjadi  epidermis, korteks, dan empulur
 


2.   
http://image.slidesharecdn.com/review-141024021752-conversion-gate01/95/review-akar-batang-3-638.jpg?cb=1414117098
 
      
            2.  Pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan sekunder disebabkan oleh aktifitas jaringan
meristem sekunder. Contohnya jaringan kambium
pada batang tumbuhan dikotil yang menyebabkan
tanaman tumbuh ke samping  atau membesar.

  
·   Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan ;
A.  Faktor Ekternal : Udara, Cahaya matahariAir, Tanah,  Suhu

B.  Faktor Internal : Sifat Genetis, dan Hormon