Entri Populer

Selasa, 03 November 2015

Materi IPA Kelas 9 SMP Tentang Sistem Ekskresi

SISTEM EKSKRESI

Sistem ekskresi merupakan kemampuan untuk menjaga keseimbangan tubuh dengan cara  membuang bahan-bahan sisa yang dikeluarkan oleh sel. Pembuangan zat sisa dari dalam tubuh ditunjukkan pada berbagai proses, yaitu pengeluaran keringat, pengeluaran urin, pengeluaran gas CO2 dan H2O, serta pengeluaran urea dan cairan empedu.
Organ ekskresi pada manusia terdiri atas empat organ, yaitu ginjal, kulit, paruparu,dan hati.
A. Ginjal
            Ginjal berfungsi untuk menyaring darah yang mengandung limbah sisa metabolisme dari sel.
Ginjal terdiri dari 3 lapisan yaitu :
-    Korteks atau kulit ginjal
-    Medula atau sumsum ginjal
-    Rongga ginjal atau pelvis renalis.
Proses Pembentukan Urin :
1.      Filtrasi
Proses pembentukan urine tahap pertama adalah filtrasi yang mana terjadi saat darah yang mengandung air, gula, garam, urea dll dan tahap ini terjadi di badan malphigi, hasilnya adalah  urin primer. Urin primer banyak  mengandung zat-zat yang berguna bagi tubuh seperti glukosa, garam urea, asam amino, terkecuali protein. Nantinya sebagian besar glomerulus akan kembali diserap oleh tubuh.
2.   Reabsorbsi
Yaitu Proses penyerapan kembali  zat-zat yang masih  diperlukan tubuh, hasilnya yaitu  urine sekunder.  Urin sekunder mengandung air, garam, urea, dan pigmen empedu.
3.    Augmentasi
       adalah proses pembentukan urin sesungguhnya
       Urin yang terbentuk dan terkumpul akan dibuang melalui ureter, kandung kemih, dan uretra.
B. Kulit
Kulit merupakan salah satu alat ekskresi. Karena kulit mengeluarkan keringat. Keringat keluar melalui pori-pori kulit. Keringat mengandung air dan garam-garam mineral.
Fungsi kulit yang lain yaitu:
·      Alat pengeluaran(ekskresi) dalam bentuk keringat.
·      Pelindung tubuh dari gangguan fisik(sinar, tekanan, dan suhu), gangguan biologis(jamur), dan  gangguan  
      kimiawi.
·      Mengatur suhu badan.
·      Tempat pemberntukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari.
·      Tempat menyimpan kelebihan lemak.
·      Sebagai indra peraba.

C. Paru-Paru
      Paru-paru juga merupakan salah satu alat ekskresi. Karena paru-paru mengeluarkan gas CO2 dan  
      uap air.

D. Hati
      Hati selain sebagai organ dalam system pencernaan makanan, juga sebagai organ dalam sistem ekskresi,   
      Karena hati berperan dalam merombak sel darah merah yang telah tua dan rusak.
      Hati terletak di rongga perut bagian kanan di bawah diafragma. Hati berwarna merah tua kecoklatan dengan  
      berat sekitar 2 kg.
     Fungsi hati yang lain: 
·      Menyimpan glikogen(gula otot) yang merupakan hasil pengubahan dari glukosa karena hormon  insulin.
·      Menetralkan racun.
·      Membentuk protrombin(untuk pembekuan darah).
·      Tempat pengubahan provitamin A menjadi vitamin A.
·      Tempat pembentukan urea dan amonia yang berasal dari pemecahan protein yang rusak yang  selanjutnya  
     dikeluarkan dari tubuh melalui urin.
·      Tempat pembentukan sel darah merah pada janin.
·      Sebagai organ ekskresi yang bertugas merombak eritrosit(sel darah merah).


Gangguan sistem ekskresi yang sering terjadi pada ginjal, antara lain nefritis, albuminuria, batu ginjal, hematuria, diabetes melitus, diabetes insipidus, biang keringat, dan penyakit kuning.